PENDAHULUAN
Seiring berkembangnya teknologi informasi, kebutuhan akan sistem informasi yang handal, efisien, dan mudah dikembangkan menjadi semakin penting, terutama dalam lingkungan akademik, pemerintahan, maupun sektor industri. Salah satu teknologi yang banyak digunakan dalam membangun sistem informasi modern adalah Laravel, yaitu sebuah framework PHP yang bersifat open source dan berbasis arsitektur Model-View-Controller (MVC). Laravel dikenal dengan sintaks yang elegan, dokumentasi yang lengkap, serta kemudahan dalam pengelolaan proyek pengembangan web berskala kecil hingga besar.
Dalam konteks pengembangan sistem informasi, Laravel sering menjadi pilihan utama karena berbagai fitur unggulan yang dimilikinya. Beberapa fitur penting tersebut antara lain adalah sistem routing yang fleksibel, ORM (Eloquent) untuk manajemen basis data, Blade sebagai templating engine yang efisien, serta integrasi yang mudah dengan berbagai pustaka pihak ketiga. Laravel juga menyediakan fitur built-in seperti autentikasi, middleware, validasi data, dan manajemen sesi, yang semuanya membantu mempercepat proses pengembangan tanpa mengorbankan keamanan dan performa aplikasi.
Salah satu implementasi Laravel yang sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan atau manajemen organisasi adalah Laravel Sisfo (Sistem Informasi). Laravel Sisfo merupakan proyek sistem informasi berbasis Laravel yang didesain untuk memenuhi kebutuhan pengelolaan data secara digital, baik dalam lingkup institusi pendidikan, organisasi pemerintahan, hingga perusahaan swasta. Dengan Laravel Sisfo, pengguna dapat membangun aplikasi web yang mendukung proses CRUD (Create, Read, Update, Delete), autentikasi multi-level user (admin, user, guest, dll), manajemen data pengguna, serta tampilan dashboard interaktif yang profesional.
Penggunaan Laravel dalam sistem informasi memberikan banyak keuntungan, di antaranya adalah struktur proyek yang rapi dan terorganisir, kemudahan dalam kolaborasi tim, serta kemudahan dalam deployment aplikasi ke server produksi. Selain itu, Laravel terus diperbarui secara berkala oleh komunitas pengembang di seluruh dunia, sehingga framework ini tetap relevan dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Praktikum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa mengenai proses pembangunan sistem informasi menggunakan Laravel, dimulai dari instalasi dan konfigurasi awal, pembuatan database dan migrasi, penerapan autentikasi pengguna, hingga pengembangan tampilan antarmuka menggunakan template profesional seperti SB Admin 2. Dalam praktikum ini, mahasiswa juga akan belajar bagaimana menerapkan konsep multi-level user untuk mengatur hak akses berdasarkan peran (role) pengguna, serta bagaimana menggunakan fitur seeding dan migration dalam mengelola data awal secara otomatis.
Dengan mempelajari dan menerapkan Laravel Sisfo secara langsung, diharapkan mahasiswa dapat memperoleh pengalaman nyata dalam membangun sistem informasi yang tidak hanya fungsional namun juga mengikuti standar industri. Hal ini menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif dan berbasis teknologi.
Langkah pengerjaan:
Buat folder dengan nama laravel untuk menyimpan project laravel sisfo 
Setelah itu masuk ke cmder untuk membuat project laravel dengan nama laravel-sisfo

Buat konfigurasi database

Lakukan user authentication dengan fitur bawaan Laravel, dimana fitur ini akan mengenerate controller, model, view, dan route authentication secara otomatis dan akan menampilkan view yang sudah menggunakan framework Bootstrap sehingga memudahkan dalam membuat fitur authentication pada aplikasi.
Masukkan perintah: composer require laravel/ui

Masukkan perintah berikut pada cmder untuk menginstall dan compile file-file asset bawaan: npm install && npm run dev Jika sudah maka secara otomatis file-file akan terbuat

Masukkan perintah berikut untuk membuat migration table authentication: php artisan migrate

Masukkan perintah berikut untuk mendapatkan URL untuk mengakses halaman login dan register: php artisan serve Maka tampilannya akan seperti ini:
Login

Register

Masukkan perintah berikut pada terminal atau cmder untuk menambahkan beberapa field (username, level, status): php artisan make:migration costum_table_users

Untuk menguji apakah sudah berhasil atau belum: php artisan migrate

Selanjutnya membuat user dengan fitur seeding pada laravel dengan memasukkan perintah

bashSalinEditphp artisan make:seeder AdminSeeder
maka folder akan terbuat secara otomatis. Masukkan kode program seperti dibawah ini pada file tersebut.Sebagai contoh gunakan view home.blade.php, buka file tersebut dan isikan dengan kode program berikut
Untuk menguji sudah berhasil atau belum masukkan perintah dibawah ini pada terminal

Jika sudah berhasil menambahkan user maka dapat login ke aplikasi menggunakan akun tersebut, maka tampilan login akan seperti ini

Selanjutnya konfigurasi tampilan aplikasi sesuai dengan template yang dipilih, pada saat ini akan menggunakan template SB Admin 2 dengan framework Bootstrap

Buka file app.blade.php pada folder layout sebelumnya dan masukkan kode program dibawah ini
Setelah memasukkan kode program tersebut maka tampilan halaman login akan seperti ini

Selanjutnya membuat layout baru dengan nama main.blade.php pada folder layout tadi yang digunakan untuk membuat layout global yang nantinya akan digunakan sebagai layout utama aplikasi dan view-view lain akan mengambil resource di sini. Masukkan kode program seperti dibawah ini

Pada layouts/main.blade.php sebelumnya akan memanggil view sidebar.blade.php dan view topbar.blade.php ke dalam layout main.blade.php dengan menggunakan perintah @include sehingga tampilan kedua view tersebut akan tampil pada layout main.

Selanjutnya juga akan menampilkan data judul dan konten dari view yang akan menggunakan layouts/main.blade.php dengan perintah @yield('judul') dan @yield('konten'). Maka buat file sidebar.blade.php pada folder layout dan masukkan kode program berikut ini

Sebagai contoh gunakan view home.blade.php, buka file tersebut dan isikan dengan kode program berikut.

Buat file topbar.blade.php pada folder layout dan masukkan kode program berikut ini

Kesimpulan
Berdasarkan hasil praktikum dan implementasi sistem menggunakan Laravel Sisfo, dapat disimpulkan bahwa Laravel merupakan framework PHP yang sangat powerful dan efisien untuk membangun aplikasi web berbasis sistem informasi. Dengan pendekatan arsitektur MVC (Model-View-Controller) dan fitur-fitur bawaan seperti autentikasi, routing, database migration, seeding, serta Blade templating engine, Laravel mampu mempercepat proses pengembangan aplikasi sekaligus menjaga kualitas dan struktur kode yang rapi.
Melalui praktikum ini, mahasiswa telah mempelajari langkah-langkah penting dalam membangun sistem informasi mulai dari instalasi Laravel, pembuatan dan konfigurasi database, penggunaan fitur autentikasi multi-level user, hingga implementasi template antarmuka modern seperti SB Admin 2. Selain itu, mahasiswa juga memahami pentingnya pengelolaan layout global melalui main.blade.php, serta bagaimana menyusun tampilan yang dinamis dan konsisten melalui include view seperti sidebar.blade.php, topbar.blade.php, dan home.blade.php.
Penggunaan Laravel dalam pengembangan sistem informasi tidak hanya memberikan kemudahan dari sisi teknis, tetapi juga memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai praktik terbaik dalam membangun aplikasi yang scalable, maintainable, dan aman. Dengan demikian, Laravel Sisfo dapat menjadi solusi yang tepat dalam membangun sistem informasi modern yang profesional dan siap digunakan dalam berbagai konteks organisasi maupun institusi.
Leave a Reply